Minggu, 28 Desember 2014

Filled Under: , , ,

Keindahan Malam Dan Wisata Kuliner Di Kota Jayapura

Kota Jayapura



Banyak hal yang bisa dilakukan ketika malam tiba. Mulai dari mencari makanan, hiburan tengah malam, hingga melihat pemandangan di malam hari. Bukit bhayangkara di kota Jayapura menyajikan pemandangan tersebut. Tempat muda-mudi Jayapura menhabiskan malam melihat keindahan kotanya dari atas bukit.


Sore itu kami tiba di bandara Sentani setelah menempuh perjalanan menggunakan pesawat Hercules dari kota Wamena. Udara di kota ini begitu berbeda dengan di Wamena, panas khas pantai segera menyambut kami begitu kamu keluar dari pesawat. Kami dijemput oleh salah satu rekan petualang ACI yaitu Abner Krey. Kami langsung menuju kota Jayapura. Dari Sentani menuju Jayapura kurang lebih ditempuh dalam waktu 1 jam. Begitu sampai kota Jayapura kami langsung mencari hotel untuk tempat kami menginap selama 2 hari kedepan. Tidak begitu sulit mencari penginapan di kota ini karena termasuk kota yang ramai, dan memang sudah banyak sekali pilihan penginapan dari yang harganya relatif murah hingga hotel berbintang. Setelah memutuskan hotel dimana kami menginap, kami segera "check in" hotel dan langsung segera mandi. Berhubung kami sudah sangat kelaparan, akhirnya setelah mandi kami semua pergi keluar untuk mencari makan. Pilihan makanan adalah makanan laut, karena Jayapura terkenal dengan hidangan khas lautnya. Kami pergi ke salah satu tempat makan di bilangan ruko dok sembilan, begitu sebutan tempat itu. Kami memesan beberapa ikan laut bakar, dan beberapa sayur-sayuran. Dengan lahapnya dan dalam sekejap semua makanan itu kami makan.

Setelah selesai makan, Abner membawa kami jalan-jalan keliling kota Jayapura. Sesekali menjelaskan tentang sebuah tempat dan kadang-kadang menceritakan sejarah dari tempat tersebut. Setelah puas kami dibawa putar-putar keliling kota Jayapura, Abner membawa kami ke Bukit Bhayangkara. Dinamakan begitu karena dekat dengan kompleks Kepolisian. Begitu kami sampai di bukit tersebut, banyak pasangan muda-mudi yang sedang memadu kasih disana. Terlihat agak risih memang, karena banyak sekali pasangan disana. Namun bukan itu yang kami cari, tapi keindahan malam hari dari bukit ini yang memperlihatkan lampu-lampu kota Jayapura. Tanpa menunggu lama kami segera turun dari mobil dan duduk di tepi tebing yang langsung menghadap ke kota Jayapura. Di Jakarta atau di Bandung, saya sering melihat pemandangan lampu-lampu kota dari daerah ketinggian, namun baru kali ini saya melihat yang pemandangannya kota menghadap ke laut. Pemandangannya sangat indah, sangat berbeda dengan apa yang pernah saya liat. Pantulan lampu-lampu kota di tenangnya air laut membuat kesan yang sangat mendalam dari pemandangan malam ini. Dari atas sini pun terlihat ada lampu-lampu berwarna merah yang bertuliskan “JAYAPURA CITY” dari bukit di seberang bukit Bhayangkara. Dari arah laut pun terlihat lampu-lampu kapal nelayan ataupun kapal besar yang sedang berlayar atau yang ingin memasuki pelabuhan kota Jayapura. Terlihat seperti kunang-kunang di kegelapan malam. Memang tempat yang sangat romantis, dengan udara hangat khas pesisir pantai, membuat tempat ini menjadi pilihan muda-mudi yang ingin berduaan saja dengan pasangannya. Cukup lama kami di tempat ini, hanya menikmati pemandangan malam yang indah, dan pastinya kami tidak lupa untuk mengabadikan pemandangan malam ini.

Setelah puas dengan tur malam hari ini. Kami pun segera kembali ke hotel untuk beristirahat mempersiapkan diri karena esok hari kami berencana untuk pergi ke perbatasan RI-PNG. Nampaknya pemandangan dari Bukit Bhayangkara telah membuat memori tersendiri di otak saya, karena ketika saya tidur, Bukit Bhayangkara telah masuk kedalam mimpi.    



smbr:sanditjotjona
 KotaJayapura.com 
 @KotaJayapura

0 komentar:

Posting Komentar